مريم
اَفَرَاَيْتَ الَّذِيْ كَفَرَ بِاٰيٰتِنَا وَقَالَ لَاُوْتَيَنَّ مَالًا وَّوَلَدًا ۗ
Afa ra'aital-lażī kafara bi'āyātinā wa qāla la'ūtayanna mālaw wa waladā(n).
Lalu, apakah engkau melihat orang yang kufur terhadap ayat-ayat Kami dan dia mengatakan, “(Di akhirat) pasti aku akan diberi harta dan anak.”
اَطَّلَعَ الْغَيْبَ اَمِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمٰنِ عَهْدًا ۙ
Aṭṭala‘al-gaiba amittakhaża ‘indar-raḥmāni ‘ahdā(n).
Apakah dia melihat yang gaib ataukah telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih?
كَلَّا ۗسَنَكْتُبُ مَا يَقُوْلُ وَنَمُدُّ لَهٗ مِنَ الْعَذَابِ مَدًّا ۙ
Kallā, sanaktubu mā yaqūlu wa namuddu lahū minal-‘ażābi maddā(n).
Sama sekali tidak! Kami akan menulis apa yang dia katakan dan Kami akan memperpanjang azab untuknya secara sempurna.
وَّنَرِثُهٗ مَا يَقُوْلُ وَيَأْتِيْنَا فَرْدًا
Wa nariṡuhū mā yaqūlu wa ya'tīnā fardā(n).
Kami akan mengambil kembali apa yang dia katakan itu (harta dan anak) dan dia datang kepada Kami seorang diri.
وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اٰلِهَةً لِّيَكُوْنُوْا لَهُمْ عِزًّا ۙ
Wattakhażū min dūnillāhi ālihatal liyakūnū lahum ‘izzā(n).
Mereka telah menjadikan selain Allah sebagai tuhan-tuhan agar menjadi pembela mereka.
كَلَّا ۗسَيَكْفُرُوْنَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا ࣖ
Kallā, sayakfurūna bi‘ibādatihim wa yakūnūna ‘alaihim ḍiddā(n).
Sama sekali tidak! Mereka (tuhan-tuhan itu) akan mengingkari penyembahan mereka (orang-orang kafir) terhadapnya dan menjadi musuh bagi mereka.
اَلَمْ تَرَ اَنَّآ اَرْسَلْنَا الشَّيٰطِيْنَ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ تَؤُزُّهُمْ اَزًّا ۙ
Alam tara annā arsalnasy-syayāṭīna ‘alal-kāfirīna ta'uzzuhum azzā(n).
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Kami telah mengutus setan-setan kepada orang-orang kafir untuk benar-benar menggoda mereka (berbuat maksiat)?
فَلَا تَعْجَلْ عَلَيْهِمْۗ اِنَّمَا نَعُدُّ لَهُمْ عَدًّا ۗ
Falā ta‘jal ‘alaihim, innamā na‘uddu lahum ‘addā(n).
Maka, janganlah engkau (Nabi Muhammad) tergesa-gesa (memintakan azab) bagi mereka. Sesungguhnya Kami hanyalah menghitung dengan teliti (datangnya siksaan) untuk mereka.
يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِيْنَ اِلَى الرَّحْمٰنِ وَفْدًا
Yauma naḥsyurul-muttaqīna ilar-raḥmāni wafdā(n).
(Ingatlah) suatu hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang bertakwa (menghadap) kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai rombongan yang terhormat
وَنَسُوْقُ الْمُجْرِمِيْنَ اِلٰى جَهَنَّمَ وِرْدًا ۘ
Wa nasūqul-mujrimīna ilā jahannama wirdā(n).
dan Kami menggiring para pendurhaka ke (neraka) Jahanam dalam keadaan dahaga.
لَا يَمْلِكُوْنَ الشَّفَاعَةَ اِلَّا مَنِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمٰنِ عَهْدًا ۘ
Lā yamlikūnasy-syafā‘ata illā manittakhaża ‘indar-raḥmāni ‘ahdā(n).
Mereka tidak punya (hak mendapat atau memberi) syafaat (pertolongan), kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi (Allah) Yang Maha Pengasih.
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمٰنُ وَلَدًا ۗ
Wa qāluttakhażar-raḥmānu waladā(n).
Mereka berkata, “(Allah) Yang Maha Pengasih telah mengangkat anak.”
لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْـًٔا اِدًّا ۙ
Laqad ji'tum syai'an iddā(n).
Sungguh, kamu benar-benar telah membawa sesuatu yang sangat mungkar.
تَكَادُ السَّمٰوٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْاَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا ۙ
Takādus-samāwātu yatafaṭṭarna minhu wa tansyaqqul-arḍu wa takhirrul-jibālu haddā(n).
Karena ucapan itu, hampir saja langit pecah, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh berkeping-keping.
اَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمٰنِ وَلَدًا ۚ
An da‘au lir-raḥmāni waladā(n).
(Hal itu terjadi) karena mereka menganggap (Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak.
وَمَا يَنْۢبَغِيْ لِلرَّحْمٰنِ اَنْ يَّتَّخِذَ وَلَدًا ۗ
Wa mā yambagī lir-raḥmāni ay yattakhiża waladā(n).
Tidak sepantasnya (Allah) Yang Maha Pengasih mengangkat anak.
اِنْ كُلُّ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ اِلَّآ اٰتِى الرَّحْمٰنِ عَبْدًا ۗ
In kullu man fis-samāwāti wal-arḍi illā ātir-raḥmāni ‘abdā(n).
Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba.
لَقَدْ اَحْصٰىهُمْ وَعَدَّهُمْ عَدًّا ۗ
Laqad aḥṣāhum wa ‘addahum ‘addā(n).
Sungguh, Dia (Allah) benar-benar telah menentukan jumlah mereka dan menghitungnya dengan teliti.
وَكُلُّهُمْ اٰتِيْهِ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ فَرْدًا
Wa kulluhum ātīhi yaumal-qiyāmati fardā(n).
Semuanya akan datang kepada Allah pada hari Kiamat sendiri-sendiri.